Ada ungkapan yang masyhur di kalangan para ulama: "Adab sebelum ilmu." Para pendahulu kita memahami bahwa ilmu yang tidak dibangun di atas adab bisa menjadi sesuatu yang tidak bermanfaat, bahkan berbahaya.
Teladan Para Ulama
- Imam Malik rahimahullah berkata kepada pemuda Quraisy: "Belajarlah adab sebelum belajarmu tentang ilmu."
- Imam Abu Hanifah dan para ulama pendahulu dikenal menempuh bertahun-tahun mempelajari adab sebelum mempelajari ilmu.
- Al-Khatib Al-Baghdadi mengabadikan pembahasan adab sebagai bab penting dalam kitab-kitab ulama klasik.
Bentuk Adab yang Perlu Ditanamkan
Adab kepada Allah โ ikhlas dan taat; adab kepada Al-Qur'an โ suci, tenang, dan menghormati; adab kepada guru โ mendengarkan dan menghargai; serta adab kepada orang tua dan sesama. Semua ini bukan pelengkap, melainkan fondasi yang membuat ilmu benar-benar hidup.
Di Ma'had Al-Abqary, pembiasaan adab ini tidak diajarkan sebagai teori semata, tetapi dipraktikkan setiap hari โ dalam cara menyalami guru, menata sandal, membaca doa, dan menghormati sesama santri.
Renungan: Orang tua adalah madrasah pertama anak. Ketika anak melihat orang tuanya beradab, ia belajar tanpa perlu diberi ceramah panjang.